Pengantar Makanan



Tok..tok...tok...
Terdengar suara ketukan pintu makin lama makin keras.aku terbangun kaget dan melihat jam d HPku.sudah pukul 7.00. Hari ini hari minggu,aku tidak kerja,"siapa pula datang pagi-pagi ganggu tidurku" pikirku. Mungkin ayah ??a? pulang. Saat itu memang orang tuaku sedang pergi ke luar kota buat hadiri pernikahan teman lama ayah.
Aku bangun dg muka kusut dan membuka tirai rumah. ternyata pacarku yg ada d balik pintu. "Ngapain dia pagi-pagi ??a? datang?" Pikirku....
"Ada apa yang..." Tanyaku setelah membuka pintu rumah sambil memicingkan mata.
"Baru bangun y kamu? Tidur mulu ih kerjamu.." Omelnya sambil nyelonong masuk ke dalam rumah,kemudian duduk d sofa.
"Aku cuci muka dulu ya." Kataku sambil berlalu menuju kamar mandi
Sambil cuci muka dan sikat gigi,aku ajak dia ngobrol dg nada berteriak,karena kamar mandiku cukup jauh dari ruang tamu, "kamu tumben datang hari minggu,ada apa?tadi malem kan dah ketemu."
"Ooo...jadi km ngga suka aku ke sini" sahutnya.
"Bukan begitu,ya lagi enak tidur eh,dibangunin"
"Kamu tuh dah dewasa,masa' jam segini baru bangun?"
"Yaah namanya juga hari libur,ya dinikmati dong yang" kataku sambil sikat gigi,entah dia paham atau tidak apa yg aku bicarakan tetapi setelah itu dia diem.
Tak lama kemudian aku selesai bersih2 muka dan keluar kamar mandi menemui pacarku yg cantik,tapi manja itu.
"Kok sepi? Pada kemana?" Dia bertanya padaku setelah melihatku dari kamar mandi
"Kondangan di a*****,temennya ayah. Reno (adikku) juga ikut,aku malas ikut,pgn istirahat d rumah." Kataku sambil duduk di sebelahnya.



"Ada apa sih kok tumben-tumbenan? Biasanya kamu pergi sama temen-temenmu. Sepedaan..." Tanyaku sekali lagi
"Iiih...kamu tuh napa sih?orang cuma kangen masa' ngga boleh." Jawabnya lirih tapi manja.
"Ya boleh-boleh aja sih. Kamu dah makan?makan yuk..."
"Makan apa?emang kamu ada makanan d rumah?" Tanyanya ngga percaya. Karena dia tau kalau aku sekeluarga biasanya makan di luar,karena mamahku ngga bisa masak,dan kita dah g punya pembantu lagi.
"Ya ngga lah...makan di luar dong" sahutku santai
"Ya kalau mau keluar kamu mandi dulu sono..."
"Ntar ah...masih ngantuk ni..." Jawabku ogah.

"Beli pecel sana yuk." Ajakku sambil nunjuk k arah belakangku,karena di daerah perumahan sebelah ada yang jual nasi pecel jam segitu.
"Aku ngga suka ah..." timpalnya
"Terus maumu apa?"

"Beli yg delivery aja kalau gitu. Kan kamu jg ngga mau mandi"
"Lah....kalau beli pecel sono mah ngga usah mandi kalee..."

"Pokoknya ngga mau...aku ngga suka pecel"
"Yaudah,pgn delivery apa? Pecel? Sama aja dong...hahahaa."

"Ih ya engga lah....aneh...."
"Trus...??"


"K*C aja yuk" katanya memberi ide
"Yaudah sana telpon,ntar aku yg bayar" kataku sambil nunjuk telpon rumahku di ruang tengah. "Aku pesen yang nasi ayam lho y yang...."
"Iya...iya" celetuknya dr ruang tengah.

Sambil nunggu doi telpon delivery,aku buka-buka sms masuk. Kemudian otak atik HP. Iseng-iseng aja liat bokep. Eh...baru inget aku punya video amatiran org barat yg ceritanya pesen pizza,pas delivery nya dateng,si cewek pemesan pizza buka pintu kondisi masih pakai handuk,sambil pegang pizza yg diberikan pengantar pizza,eh handuknya melorot (disengaja begitu) telanjang deh...dan si pengantar pizza jadi mupeng karenanya

Karena nonton itu,aku pgn gila-gilaan lagi nih...
Aku suruh cewe aku kyk gitu,moga2 aja dia mau...batinku sambil tersenyum-senyum merhatiin Doi lagi telpon

"Yang,liat deh" kataku sambil menunjukkan video itu di HPku saat dia sudah duduk lagi di sebelahku.

Selama 3 menit dia merhatiin video itu sambil senyum-senyum
"Hmmm... Aku tau...kamu pasti nyuruh aku gitu kan?? Malu ah....kalau di barat kan dah biasa..."



"Iya...heheehe...ngga usah malu...orang sepi ini..."
"Tapi ntar kan keliatan dari luar pas aku bugil." Bantahnya

"Ya jgn d depan pintu dong yang bugilnya. Kan bisa tuh kamu suruh pengantarnya masuk dulu,kamu mau ambil duit. Nah setelah dia masuk, kamu masuk juga,ngga sengaja handukmu melorot,tapi kamu anggap biasa aja. Wah keren tuh ntar."

"Tapi kamu ada d sini kan?"

"Aku ya sembunyi...sambil ngawasi kamu,biar ngga diapa-apain ma pengantarnya. Gimana?"

"Yaudah deh" katanya setuju
"Ssseeeeeeep" aku senang mendengarnya
-------------------_____------------------

Lalu aku ambil handuk milikku yg minim banget. Jadi kalau cewekku ngga bugilpun pasti yg ngliat pada horny.
Aku juga suruh dia basahin rambutnya seolah habis keramas,selain itu cewek yg rambutnya basah keliatan lebih sensual.
"Nih pake" kataku sambil menjulurkan handukku.
"Wah kecil banget sih?ngga ada yg gedean dikit apa?"

"Ngga ada,ada sih di kamar mamah,tapi ni dikunci." Kataku mengelak
"Yaudah mana..." Katanya sambil berlalu ke kamar mandiku.



"Oiya,jgn lupa rambutnya basahin ya..."
"Iya...iyaaaa....." Teriaknya

Ngga lama kemudian dia keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk minim dan rambutnya basah terurai panjang

"Nah itu kan seksi" pujiku
"Iya nih...kamu ngga cemburu kan ntar?kalau abangnya apa-apain aku gimana?" Ledeknya

"Ya ladenin aja. Haahaaha"
"Iih kok gitu sih....."Teriaknya cemberut

Ngga lama kemudian terdengar suara orang buka gerbang depan rumahku. Aku mengintip dari jendela,ternyata pengantar nya ??a? datang. Umurnya aku taksir sekitar 38an,hampir 40 deh kyknya.

"Eh udah datang tuh. Kamu ntar jgn langsung bukain pintu y,tunggu sebentar seolah kamu lagi mandi"
"Ok deh..." Kata cewekku centil.



Lalu aku masuk kekamarku dan menutup pintu separuh sambil liat apa yg terjadi

Setelah beberapa menit pengantar itu mengetuk pintu,akhirnya dibukakanlah pintunya ama cewekku. Aku ngga liat ekspresi bapak itu waktu liat cewekku cuma pakai handuk,tapi aku yakin dia pasti kaget.
"Maaf pak,tadi lagi mandi,ngga denger.berapa pak?"
"126ribu neng" aku denger bapak itu ngomong ke cewekku.

"Masuk dulu pak,aku ambilkan uangnya" kata cewekku dan dia masuk menuju kamarku. Aku lihat dari sela-sela pintu bapak itu bengong liatin cewekku dari belakang.
Kemudian cewekku pura-pura kesandung dan jatuh,begitu juga handuk minimnya yg dia pakai. Aku horny liat cewekku telanjang sambil jatuh
"Neng ngga apa-apa neng?" Tanya bpk itu sambil menolong cewekku yg jatuh dg kondisi handuk sudah tidak menutupi badannya lagi.
"Ngga apa-apa pak.aduh kaki saya kesleo."Kata cewekku sambil memegangi kakinya,seoalh tidak peduli mata bapak itu menjamah setiap inci tubuh bugilnya yg putih mulus itu. Lalu bapak itu mencoba membantu cewekku bangun dengan menaruh tangan cewekku di lehernya,kemudian cewekku yg ternyata lebih tinggi dari bapak pengantar itu pura-pura kesulitan berdiri.
Wah ini ngga sesuai skrip nih...pikirku
Tapi horny jg aku liatnya.bapak itu dah beruntung bisa sesekali menyentuh dada cewekku yg ngga terbungkus apapun. Lalu mendudukkannya ke sofa ruang tamu dlm kondisi bugil total. Cewekku pura-pura meringis kesakitan,dan aku liat bapak itu bener-bener terpukau dg tubuh telanjang d depannya.mungkin dia berpikir indah banget tubuh cewek ini.hehehe...
Kemudian bapak itu menunduk dan memijat-mijat pergelangan kaki cewekku sambil sesekali melihat ke arah kemaluan cewekku yg sepertinya agak tertutup bulu halusnya,karena posisinya ngga sedang ngangkang.



"Neng ada balsem?"
"Wah ngga ada pak,pijitin aja tar lama-lama sembuh.tapi ganggu nih y pak?bapak msh harus nganter-nganter lagi?"
"Ngga sih neng...di rumah ngga ada siapa-siapa?"
"Ngga ada pak,pada pergi" jawab cewekku sambil memasang muka seolah kesakitan
"Yaudah saya pijitin terus ya neng...perlu saya ambilkan baju neng?"
"Ngga usah pak...gini aja dah biasa.bapak ngga malu kan liat sy telanjang gini?" Buseeeeeet!!!!
"Ah engga atuh neng...malah bapak seneng" kata bapak itu sambil senyum-senyum ntah liat muka cewekku atau dada cewekku itu.

"Neng udah menikah belom?" Tanya bapak itu sambil tetep mijit
"Belumlah pak.emang muka saya tua y?"
"Engga atuh neng...neng mah geulis pisan...ngga pake baju lagi...bikin..."
"Hahaaha...bikin apa pak?" Tanya cewekku menggoda. Haduh ini mah bener-bener di luar konteks,pikirku,tapi aku menikmatinyaaa.....gila,tubuh bugil cewekku terekspos d depan bapak setengah baya!

Lalu secara ngga aku duga sebelumnya,cewekku malah tiduran di sofa
"Pak,saya sambil tiduran y,bapak pijitinnya duduk aja di sofa,jgn d bawah"
"Oh iya neng...aduuuh bener-bener si neng ini mah..."



Akhirnya cewekku ngajak bapak itu ngobrol perihal keluarga dan kerjaan bapak itu,seolah cuek dg kondisinya yg telanjang bulat. Tp aku liat tangan bapak itu mijit kaki cewekku makin lama makin ke atas,dan cewekku itu ngga komplain sama sekali

Aku liat,tangan bapak itu sampai pangkal paha cewekku...haduuh...inget itu sambil nulis ini jadi horny bgt!

Lalu cewekku terperanjat dan bilang kalau dia dah baikan. Bapak itu jadi salah tingkah karena ketauan dia mau grepe-grepe cewekku.
Lalu mereka berdiri dan cewekku berjalan gontai mau ambil dompet dia di kamarku sambil mengambil handuk di lantai,tetapi tidak dibuat membungkus badannya,hanya dia bawa ke kamarku.lalu aku beri cewekku uang dr dompetku,dan dia keluar lagi masih tanpa busana menemui bapak pengantar makanan itu.
"Ini pak,saya lebihin,karena udahh mijitin juga"
"Ah neng makasih banyak atuh...udahh d kasih uang dan pemandangan lebih.hehehee..." Gurau bapak itu
Cewekku hanya tersenyum simpul sambil mengantar bapak itu ke tepi pintu rumah
"Maaf y pak,ngga saya anter sampai luar.masih ngga pake baju soalnya,takut ada yg horny selain bapak..heheehe..." Kata cewekku itu agak centil
"Iya neng.ngga apa-apa..makasih banyak neng..."

Lalu aku dengar suara motor pergi menjauh dan aku keluar dari persembunyianku. Belum sempet makan,aku ajak cewekku itu sex pagi hari gara-gara nonton akting nya yg bikin ON!

Disclaimer

Setiap foto dalam cerita hanya sebagai ilustrasi saja dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan isi cerita pada blog ini. Jika kamu merasa keberatan, dan ingin foto kamu / foto temanmu / foto keluargamu dihapus dari blog ini, silahkan hubungi admin di cewekeksib@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar